Minggu, 09 Oktober 2016

Apa Komponen Dasar Sistem Reverse Osmosis?

ADY WATER pemasangan mesin ro di salah satu perusahaan di palembang

Secara umum, di beberapa perkotaan sudah menerapkan sistem filtrasi sederhana yang diinstal pada keran di dapur kita. Berkaitan dengan komponen umum pada 4 hingga 5 tahapan sistem reverse osmosis, ada 2 poin:
Sebagian besar sistem RO mirip dan memiliki komponen dasar yang sama
Meskipun Sebagian besar sistem RO mirip dan bekerja dengan cara yang sama, yang membedakannya adalah KUALITAS dari komponen mereka. Kami sendiri di Ady Water hanya menjual sistem RO yang berkualitas tinggi sehingga memberikan air sangat baik.

Komponen Dasar dari Sistem Reverse Osmosis

  1. Cold Water Line Valve: Valve untuk penghubung ke air dingin tempat sumber air dalam sistem Reverse Osmosis.
  2. Pre-Filter: Air dari jalur sumber air masuk ke pre-filter terlebih dahulu. Dalam sistem Reverse Osmosis, bisa jadi lebih dari 1 pre-filter yang digunakan untuk MELINDUNGI membran RO. Pre-filter ini akan menyaring partikel-partikel besar yang dapat membuat menyumbat sistem, seperti tanah, butir pasir, dan sedimen. Pada pre-filter ini juga diaplikasikan filter karbon untuk menghilangkan klorin yang dapat merusak membran RO.
  3. Membran Reverse Osmosis: Membran ini adalah jantungnya sistem reverse osmosis. Membran RO semipermeable didesain untuk menghilangkan berbagai kontaminan yang merusak kesehatan maupun penampilan air. Setelah menembus membran, air didorong ke tanki penyimpanan air.
  4. Tanki penyimpanan: Tanki penyimpanan standar dapat menampun 2-4 galon air. Pada tanki terdapat bladder menuju komponen selanjutnya untuk menjaga air senantiasa ditekan ke dalam tanki saat sudah penuh.
  5. Post-Filter: Setelah air meninggalkan tanki penyimpanan RO, air menuju komponen post-filter, biasanya berupa filter karbon, yang gunanya untuk menghilangkan sisa air atau bau.
  6. Automatic Shut Off Valve (SOV): Untuk menjaga air, sistem RO memiliki katup yang mati secara otomatis. Saat tanki penyimpanan telah penuh, the automatic shut off valve menutup untuk menghientikan air masuk ke membran dan menghalangi arus menuju pembuuangan. Saat air ditarik dari keran RO, tekanan dalam tanki menuru, dan katup ini membuka kembali.
  7. Check Valve: Katup ini terletak pada ujung rumah membran RO. Katup ini menjaga agar tidak terjadi arus balik dari air penyimpanan RO menuju membran kembali, yang dapat menyobek membran RO.
  8. Pengatur Arus: Air yang mengalir menuju membran RO diatur menggunakan pengatur arus.
  9. Keran RO: Sebuah unit RO memiliki keran sendiri, yang biasa diinstal pada keran dapun. Beberapa daerah memiliki aturan perpipaan yang mengharuskan adanya keran dengan gap udara.
  10. Pipa pembuangan: Pipa ini adalah untuk membuang limbah yang memiliki ketidakmurnian dan kontaminan setelah difiltrasi oleh membran RO

Penjelasan Sistem Reverse Osmosis

Reverse osmosis (osmosis terbalik) adalah proses ultrafiltrasi, yang tanpa membutuhkan energi banyak, mampu dengan sangat efektif menghilangkan kontaminan dan mineral yang tidak diinginkan dari sumber air di rumah Anda. Sistem reverse osmosis melibatkan semburan bertekanan tinggi, dan melewatkan air kepada membran berpori mikroskopis, menghasilkan air yang murni dari 99% kontaminan.

Sistem reverse osmosis biasanya tidak berdiri sendiri, melainkan ada juga pre filter dan pasca filter. Filter ini seringkali memanfaatkan karbon aktif. Substansi ini membantu mengurangi jumlah klorin, senyawa organik yang larut dalam air, dan senyawa organik yang bersifat volatil (mudah menguap) seperti pestisida, dioxin, kloform, dan petrokimia seperti bensin. Sistem reverse osmosis juga mengurangi kadar nitrat, sulfat, dan garam. Filter ini bisa jadi tidak menghilangkan kontaminan tadi secara total (100%), tapi mengurangi nya hingga kadar seminimum mungkin sehingga masih dalam batas aman air untuk digunakan.

Partikel Padatan
Sistem reverse osmosis dapat menjebak padatan yang tak larut, partikel, dan materi tersuspensi. Misalnya lumpur, sedimen, dan sampah batuan lainnya yang tidak bisa melewati pori-pori mikroskopik membran (skala mikro = 1 centimeter dibagi sepuluh ribu). Tentunya, agar sistem reverse osmosis tidak macet, air harus di pre-filter dulu, misalnya dengan karbon aktif atau resin untuk melunakkan air.

Bakteria, Virus dan Protozoa
Air di rumah Anda bisa jadi mengandung substansi tak terlihat yang tidak diinginkan yang dapat membuat Anda sakit, misalnya bakteri, virus, dan protozoa (unisel). Berdasarkan penelitian yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention, sistem reverse osmosis dapat secara efektif menghilangkan bakteri seperti E.Coli dan Salmonela, virus seperti Hepatitis A dan rotavirus, serta protozoa seperti Giardia dan Cryptsoporidium.A reverse osmosis system is very effective at removing bacteria such as E. coli and salmonella, viruses such as hepatitis A and rotavirus, and protozoa such as giardia and cryptosporidium.

Hewan Peliharan Akuatik

Hewan-hewan akuarium seperti ikan, karang, dan tumbuhan air tawar membutuhkan kondisi tertentu agar bisa tetap hidup. Sistem reverse osmosis membantu mengurangi pertumbuhan berlebihan alga dengan mengurangi kadar nitrat dan fosfat (yang sangat dibutuhkan alga). Bahkan sistem reverse osmosis bisa diperlakukan sebagai pengontrol pH air akuarium tersebut.

Seperti Apa Sistem Filtrasi Air dalam Proses Reverse Osmosis


Reverse Osmosis adalah proses untuk menghilangkan padatan inorganik terlarut (misalnya garam) dari pelarut (misalnya air). Hal ini dicapai dengan menekan air menggunakan pompa bertekanan tinggi menembus ke membran semipermeable.

Beberapa ketidakmurnian pada air keran yang dapat dihilangkan adalah:
  • Fluoride
  • Timah
  • Klorin
  • Klormamin
  • Pestisida
  • Detergen
  • Nitrat dan Sulfat
Informasi penyedia sistem reverse osmosis:
022 723 8019
022 6372 4915
0856 2476 9005
0821 4000 2080 (Fajri)
0821 2742 4060 (Ghani)
0812 2015 1631 (Randi)
0821 2742 3050 (Rusmana)
0812 2165 4304 (Yanuar)
0857 2352 9677 (WA)
0818 0906 4845 (WA)
0813 2259 9149 (WA)
7C232720 (BBM)

Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan kami agar produk yang Anda terima sesuai kebutuhan anda.

e-mail: adywater@gmail.com

Kantor Pusat Bandung:
Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194

Kantor Cabang Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480

Kantor Cabang Bekasi:
Jalan Bintara Jayaraya No. 3 Bekasi Barat

Kantor Cabang Surabaya:
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo (Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo

Our Official Websites:
www.adywater.com
www.alatlab.org
www.alatdometer.com
www.bodcodmeter.com
www.conductivitymeter.net
www.karbonaktif.org
www.membranro.com
www.pasirsilika.com
www.turbidutymeter.com

Penjelasan Pasir Silika

Ady Water Jakarta